itual Ringan Saat Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!

image

Fungsi oli sebagai pendingin,
pelindung dari karat dan pembersih.
Pelumas juga dapat menutup pori-
pori komponen. Sehingga gesekan
antar part di dalam mesin lebih
halus serta mudah mencapai suhu
kerja ideal.
Punya fungsi yang extreme, tentu
pelumas tidak bisa kerja sendiri.
Agar kualitasnya terjaga, perlu
komponen pendukung berupa filter.
Juga perawatan berkala. Nah, biar
tidak ada kendala, berikut cara-cara
sederhana yang bisa menghindari
penurunan kualitas oli.
Ganti selagi hangat,  baut kembali
ditutup jika mesin sudah dingin –
Kompresor berfilter tak mudah
kemasukan air
Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin
panas atau tunggu dingin? Ada yang
bilang lebih baik ketika dingin untuk
menghindari baut slek. Ada juga
yang bilang, bagus pada saat mesin
panas. Pasalnya oli masih encer,
sehingga memungkinkan pelumas
mudah mengalir.
“Baiknya dilakukan saat mesin masih
hangat kuku. Bukan lagi panas.
Kalau masih hangat, oli masih encer
dan lebih mudah ditekan keluar
mengunakan udara kompresor.
Dan baut kembali ditutup jika mesin
sudah dingin,” wanti  Sarwono Edhi,
Technical Training Department PT
Astra Honda Motor.
Kompresor Berfilter
Saat akan ganti oli, pelumas lama
yang masih di dalam karter dan
terselip di celah yang sempit, mesti
ditekan keluar angin kompresor.
Biasa dilakukan mekanik, agar oli
benar-benar keluar dan tak ada yang
tersisa.
Namun tanpa disadari, udara
bertekanan dari dalam tabung
kompresor juga mengandung air.
Dapat mengganggu kualitas base oil
beserta aditif. “Makanya agar aman,
pilih bengkel yang menggunakan
water filter di kompresor. Sehingga
tak dimasuki air,” ucap Ronni
Panggabean, mekanik Pandawa
Motor di Jl. Munjul, Cilangkap,
Jakarta Timur.
Lebih baik sekaligus ganti filter
oil – Setelah overhaul tambah oli
100-200 ml
Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan
bersirkulasi benar, mesin motor
bebek, sport atau skubek sudah
dilengkapi filter oli. Tugasnya
menyaring geram atau kotoran di
pelumas agar tidak ikut bersirkulasi.
“Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas
dan kawat kasa. Kawat kasa
dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor
baru, filter tipe kertas baiknya ganti
setelah 1 bulan pakai. Penggantian
berikutnya setelah 9 bulan atau 3
kali servis rutin. Harganya tidak lebih
dari Rp 10 ribu,” ujar Joseph
Anthony, kepala training roda 2 PT
Indomobil Niaga International.
Overhaul kudu tambah oli
Sehabis turun mesin, pelumas di
dalam dapur pacu benar-benar
bersih. Nah, kerena tidak ada sisa oli,
pastinya saat akan mengisi ulang
pelumas baru takarannya pun harus
lebih banyak.
Makanya disarakan saat akan
mengisi oli ke dalam mesin yang
habis dibongkar, takaran olinya
mesti dilebihkan sekitar 100-200 ml.
Apalagi kalau tunggangan juga
dilengkapi oil cooler yang juga perlu
perawatan. Kapasitas pelumas
sebaiknya ditambah di atas takaran
normal.
Filter sentrifugal menyaring
geram-geram halus – Baut magnet
menangkap geram halus
Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli
yang biasa dibersihkan tipe kertas.
Tapi, di tunggangan model lama
macam Honda Tiger atau Shogun
110, masih pakai filter oli sentrifugal,
waktu perawatannya lama, yaitu
sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat
membersihkan bak oli. Peranti ini
terpasang di bak mesin kanan atau
dekat gir primer.
“Filter sentrifugal lebih sering
menyaring geram-geram lebih
halus. Makanya untuk
membersihkan kotorannya tidak
terlalu sering dan bisa dibilang
cukup lama,” imbuh Joseph Antony
yang berkantor di Kawasan Industri
Pulogadung, Jakarta Timur itu.
Baut Magnet lebih meyakinkan
lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter
yang sejak dulu dilengkapi pabrikan
motor, pemilik tunggangan bisa saja
memanfaatkan baut bermagnet.
Dipasang di lubang buang oli, punya
fungsi menangkap geram-geram
yang tidak ikut tersaring oli filter.
Sehingga rasa khawatir serbuk besi
menutupi filter dan lubang aliran
sirkulasi bisa diredam. Untuk
mendapatkan part seharga Rp 25
ribuan ini, silakan ke Seven Motor
Sport Jl. Tanah Pasir, Gg. Perjaka,
No. 29, Jakarta Utara. Telepon (021)
6627744.

Selamat mencoba Luuuur…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s