Berdecit, Rem Kurang Menggigit

image

Sebuah perangkat atau
sistem utama dari sebuah kendaraan
sebenarnya adalah sistem penghenti
laju kendaraan atau rem. Karena jika
sistem ini sering diabaikan bisa
berdampak pada hal-hal yang tidak
di harapkan oleh siapa saja
tentunya.
Sistem rem pada kendaraan saat ini
ada dua macam, yaitu cakram dan
juga tromol. Semua sistem rem ini
memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Tapi dari kelebihan
dan kekurangan tersebut dua macam
sistem rem ini tetep memiliki sebuah
peranan penting dalam sebuah
kendaraan.
Tapi saat ini bukan kelebihan dan
kekurangan sebuah rem yang menjadi
topik bahasan kali ini. Mungkin
sering kali Anda mendengar suara
decitan yang berasal dari sistem
kendaraan orang lain maupun
kendaraan pribadi Anda sendiri. Dan
suara yang timbul ini sering tidak
nyaman didengar dan yang juga akan
terasa kurang menggigit.
Kasus seperti ini ada beberapa
kemungkinan yang terjadi, yang
pertama bisa menjadi indikasi kanvas
rem yang semakin menipis atau
habis. Jika sudah terjadi seperti ini
banyak orang yang mengabaikan dan
melakukan penggantian tidak
sesegera mungkin.
Jika kondisi pad pada kanvas rem
habis maka bagian terkeras yang
akan dipaksa bergesekan dengan
piringan pada cakram atau juga pada
tromol. Alhasil, piringan maupun
tromol akan mengalami pengikisan,
menipis dan juga menghasilkan
permukaannya tidak rata atau
bergelombang.
Apabila kondisi cakram maupun tromol
seperti ini sebelum melakukan
penggantian kanvas rem, sebaiknya
dilakukan pembubutan terlebih
dahulu. Tujuan melakukan bubut pada
cakram atau tromol ini adalah
membuat permukaannya kembali rata
dan tidak bergelombang.
Sering kali dijumpai dari keluhan
orang-orang yang mengatakan telah
mengganti kanvas rem dengan yang
baru tetapi bunyi decitan masih ada.
Nah, kejadian ini ada kaitannya
dengan yang sudah di jelaskan pada
paragraf di atas. Walau menggunakan
pad baru dan permukaan cakram
maupun tromol tidak rata maka bunyi
decitan akan selalu ada hingga pad
baru sesuai alur gelombang.
Dalam kasus terakhir di atas ini yang
sering terjadi, di mana orang akan
membiarkan bunyi decitan hilang
dengan sendirinya karena
penyesuaian pada medianya. Namun
ada cara lain yang sekiranya bisa
membantu dan mempercepat
menghilangkan suara decitan yaitu
dengan mengamplas terlebih dahulu
permukaan pad sebelum dipasang.
Pembelian kanvas rem juga harus hati
dan mengerti jenis yang akan di beli.
Pertama ada semi-metalik, yaitu
kanvas rem yang sangat tahan lama,
memiliki transfer panas yang sangat
baik, tetapi tingkat keausan pad
sedikit lebih cepat dibandingkan tipe
lain.
Yang kedua ada tipe non-asbes
organik. Keuntungan dari kanvas rem
jenis ini adalah padnya lebih lunak,
kanvas rem tidak mudah berdecit.
Dan biasanya harga murah tetapi
padnya cenderung lebih cepat habis.
Untuk jenis yang ketiga, non-asbes
organik dengan kandungan metal
yang rendah. Keunggulannya transfer
panas yang lebih baik, tetapi dapat
menimbulkan suara decitan apabila
permukaan cakram atau tromol tidak
rata, karena masih ada kandungan
logamnya. Tapi dari segi umur
pemakaian akan lebih lama.
Tipe terakhir adalah berbahan
keramik. Bahan ini merupakan bahan
kanvas rem terbaik karena biasanya
kanvasnya bersih dan tidak bunyi.
Pengeremannya juga tanpa merusak
rotor. Sayangnya harga yang
ditawarkan lebih mahal dari material
lain.
Untuk amannya pemilihan part
apapun akan sangat tepat apabila
resmi keluaran pabrikan kendaraan
yang bersangkutan. Tapi apabila
membeli part aftermarket, tuntutan
untuk kita adalah harus lebih jeli
dalam memilih produk yang akan
dibeli. Karena kalau kita membeli
kanvas rem setara dengan milik
kendaraan balap maka bagian cakram
maupun tromol yang akan kalah.
Sumber : Otoasia.com
Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s