Tips Mudik dengan Sepeda Motor

Mudik menggunakan sepeda
motor bisa menjadi sesuatu
yang menyenangkan, tapi bila
tidak disiapkan dengan baik
maka mudik dengan
menggunakan sepeda motor
bisa juga menjadi malapetaka,
berikut kiat-kiat yang bisa
dilakukan pemudik yang akan
menggunakan sepeda motor.
Berikut ini beberapa langkah
persiapan Mudik yang aman
dengan sepeda motor :
(*) Siapkan Mental Anda
Bisa jadi menggunakan sepeda
motor adalah alternative
terakhir anda untuk mudik,
jika memang demikian buat
senang perasaan anda,
hilangkan beban, perasaan
was-was, kekhawatiran yang
berlebihan, bangun perasaan
didalam jiwa bahwa mudik
dengan sepeda motor itu
kegiatan yang menyenangkan.
(**) Siapkan Pengetahuan
anda
Perluas pengetahuan anda
tentang rencana mudik yang
akan dilaksanakan, meliputi
kondisi rute, kondisi sepeda
motor dan informasi lainnya
yang berkaitan dengan mudik,
Peta mudik berikut informasi
tambahan lain biasanya terbit
di Koran-koran Nasional H-7
s.d H-3.
(***) Siapkan Fisik Anda
Istirahat yang cukup sebelum
anda pergi, hindari minum
obat-obatan yang membuat
anda ngantuk dan lemah,
Untuk memiliki waktu
istirahat yang cukup sebelum
pergi, lakukan persiapan
mudik secara bertahap, dan
terencana.
(*****)Siapkan Sepeda Motor
Anda
Cara yang singkat dan pasti
adalah membawa sepeda
motor anda kebengkel
terpercaya, sampaikan ke
mekanik bahwa motor
tersebut akan dibawa oleh
anda sebagai alat transportasi
mudik, sebaiknya lakukan
pemeriksaan dan perbaikan 1
minggu sebelum dipakai
mudik, sehingga anda
memiliki waktu yang cukup
untuk beradaptasi kembali
dengan motor anda terutama
jika ada perbaikan lanjutan.
Pastikan kelengkapan standar
motor berfungsi dengan baik,
kaca spion, sistim kelistrikan
( CDI, Head lamp, Sign lamp,
horn, Fuse system ), sistim
pengereman ( Kanvas rem,
minyak rem, kabel rem ) ,
sistim penggerak ( kopling,
gear, ban, rantai dll ) dan
Chasis.
Pada umumnya sepeda motor
tidak dirancang untuk
membawa banyak beban,
tetapi jika kita terpaksa
membawa barang untuk
bepergian jauh kita harus
memperhatikan sisi
keselamatan didalam
mengendarai sepeda motor,
pada prinsipnya barang yang
kita bawa harus tidak
mengurangi kemampuan kita
didalam mengendalikan
sepeda motor dan lalu lintas
sekitar dan memenuhi aturan
lalu lintas yang ada,
Usahakan mengatur beban
kearah depan sepeda motor-
tempatkan beban diatas,
didepan sumbu belakang,
mengikat beban dibagian
belakang sumbu sepeda motor
akan menambah pusat
gravitasi motor yang
mempengaruhi cara motor
mengerem dan berbelok,
kemudian atur penempatan
beban secara merata.
Kami sarankan menyimpan
barang yang akan dibawa
pada tempat yang khusus
didesign untuk membawa
barang, seperti Tail Box, side
box, maupun Tank bag, jika
menggunakan dus usahakan
dus tersebut terikat kuat,
diatas sadel motor dan tidak
mempengaruhi posisi
pengendara sepeda motor.
Dalam hal tali menali barang
di motor, Tali cenderung
meregang dan simpul menjadi
longgar, untuk itu gunakan
tali yang baik yang tidak
terpengaruh oleh panas
matahari serta memiliki daya
cengkeram yang baik seperti
tali elastis atau jaring.
Pada prinsipnya semua barang
boleh kita bawa asal tidak
melebihi kemampuan sepeda
motor dan tidak melanggar
hukum, tetapi sangat
disarankan untuk tidak
membawa barang barang cair
dan yang mudah terbakar.
(******) Alat Pelindung Diri
( APD ) dan perlengkapan
standar
Gunakan APD yang sesuai,
Safety Helmet yang layak
pakai, sarung tangan
( setidaknya bawa 2 pasang ),
jaket yang nyaman untuk
menahan terpaan angin,
pilihlah warna jaket yang
cerah dan memantulkan
cahaya sehingga mudah
dilihat pada malam hari,
kemudian celana panjang dari
bahan jeans, Jas hujan dan
sepatu yang menutupi tumit,
Selanjutnya dokumen yang
diperlukan, obat-obatan yang
menjadi kebutuhan pribadi,
suplemen, obat tetes mata,
obat penghilang rasa pegal
dan obat pusing kepala
kemudian bawa juga tool kit
standar, dan spare part
standar seperti Busi, bolham
lampu, kabel kopling, kabel
gas, dll.
(*******) Berdoa
Kita tidak pernah tahu apa
yang akan terjadi, selalu ada
kekuatan dari Yang Maha
Kuasa untuk mengatur itu
semua, berdoalah sebelum
berangkat agar Yang Maha
Kuasa senantiasa melindungi
perjalanan kita.
(********) Beristirahat
Jika anda merasa ngantuk dan
letih jangan paksakan diri
untuk terus melaju, ngantuk
dan letih adalah “early
warning ” dari sistim
kebugaran badan kita yang
meminta untuk beristirahat,
tidak ada cara yang paling
efektif selain beristirahat,
banyak kasus kecelakaan
terjadi karena pengendara
sepeda motor memaksakan
diri tetap melaju, diantaranya
karena merasa sudah dekat
dengan tujuan, atau sudah
mengkonsumsi minuman
yang mengandung caffeine /
taurine.
Beristirahatlah setelah
maksimum 3 jam nonstop
perjalanan anda, beristirahat
kurang dari 3 jam setelah
perjalanan akan lebih baik,
bagaimanapun juga anda
bukan seorang pe-rally
profesional, bukalah helm,
kendorkan semua ikatan
seperti sarung tangan, ikat
pinggang, sepatu, lakukan
olah raga ringan, dan hirup
udara sebanyak-banyaknya.
Lakukan juga pemeriksaan
terhadap Sepeda motor anda,
seperti rantai, baut-baut pada
poros ban, tekanan angin
pada ban dan jumlah oli.
Manfaatkanlah pos-pos mudik
yang banyak didirikan
disepanjang jalur mudik, saat
beristirahat anda dapat juga
berkomunikasi dengan
anggota keluarga lainnya
sehingga mereka tahu kondis
dan posisi anda.
(*********)Jangan
Memaksakan Diri
Selama perjalanan, terapkan
cara mengendarai sepeda
motor sewajar mungkin yang
anda bisa lakukan, jangan
memaksa diluar batas
kemampuan anda,
memaksakan memacu sepeda
motor diluar batas
kemampuan bisa terjadi
karena ingin cepat sampai,
atau terprovokasi oleh
keadaan, dan ini sangat
berbahaya.
Pastikan anda memiliki
pandangan yang jelas dan luas
saat memasuki suatu kondisi
jalan jangan berspekulasi
Atur Penumpang Anda
Jika anda membawa
penumpang, beri tahu kepada
penumpang agar bisa “sejiwa”
dengan anda, tidak banyak
bergerak, tidak menurunkan
kaki dari foot step walaupun
sepeda motor sedang berhenti
sejenak di lampu merah atau
ditengah kemacetan. Posisikan
penumpang anda kearah
depan dari as ban belakang,
artinya penumpang harus
sedekat mungkin dengan
pengendara.
(**********) Sampai di tujuan
Periksa kembali kondisi
sepeda motor anda catat
kejadian dan kondisi rute
yang telah dilalui, lakukan
persiapan yang sama untuk
kembali ke kota asal.
(Berbagai Sumber)

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s