TIPS: Cara Mudah Mencegah Rantai Keteng Bermasalah

Asslamualaikum
weel, saatnya kita berbicara tentang
perawatan motor. ita about perawatan
rantai keteng, tips ini dari Admin Suzuk
smash TitaN Indonesia, lets cekidot
1. Rantai Keteng
Rantai kamrat atau timing chain adalah
rantai yang menerima putaran dari
crankshaft. Putaran tersebut digunakan
untuk menggerakkan chamshaft di
kepala silinder. Chamshaft merupakan
peranti yang berfungsi untuk mengatur
beberapa klep di mesin.
Klep tersebut terdiri dari klep untuk gas
masuk maupun yang keluar ke ruang
bakar mesin. Sehingga bila rantai
keteng rusak maka proses buka tutup
klep juga tidak sempurna, dan
pembakaran juga tidak bakal berjalan
sempurna.
Bahkan, dalam kasus yang ekstrem
rantai tersebut putus. Akibatnya, di
saat motor melaju kencang akan tiba-
tiba berhenti dan motor sulit
dikendalikan. Sebab bagian-bagian
yang rontok itu akan mengenai girbok
dan kepala silinder mesin.
2. Penyebab Kerusakan
Seiring dengan waktu pemakaian yaitu
tiga hingga lima tahun, peranti itu
akan aus. Namun beberapa perlakuan
yang salah terhadap motor juga turut
memicu terjadinya kerusakan tersebut.
Perlakuan yang salah itu antara lain,
suhu mesin yang kerap panas melebihi
standar, putaran mesin yang tinggi
karena motor sering dipacu untuk
balap, serta penggantian oli yang
sering terlambat.
Bila hal itu terjadi maka rantai juga
akan melar dan kendur, akibatnya
menimbulkan suara berisik. Bahkan
dalam kondisi ekstrem putus atau
rontok.
Selain rutin melakukan pemeriksaan,
yaitu minimal setahun sekali, juga
disarankan untuk mengganti oli secara
rutin dan tepat waktu.
Bila Anda ragu, bawalah motor Anda ke
bengkel tepercaya dan telah kenal baik
dengan Anda. Namun, sebelum
membawanya ke tempat tersebut
sebaiknya Anda telah paham dengan
seluk beluk tentang rantai keteng
tersebut. Biar tidak dikelabui oknum
yang tidak bertanggung jawab.
3. Cara Mendeteksi
Cara untuk mendeteksi masalah ini
sejatinya cukup mudah. Caranya,
panasi motor Anda pada pagi harus
dan dengarkan apakah ada suara-
suara berisik seperti tek, tek, tek…
Bila suara tersebut dalam waktu 10 –
15 menit telah hilang berarti proses
pelumasan yang bermasalah. Artinya
kualitas oli telah jelek, sehingga harus
diganti.
Namun, jika ternyata lebih dari 15
menit suara belum hilang berarti rantai
atau tensionernya yang bermasalah.
Adapun cara untuk mencegah
permasalahan ini, selain rajin
mengganti oli adalah jangan
mengangkut beban berat yang melebihi
kapasitas yang ditoleransi pabrikan.
Selain itu gunakan teknik mengendara
yang baik dan benar, terutama di kala
melibas jalanan yang menanjak dengan
tingkat sudut kemiringan yang besar.
Sumber : kesha.Motor
Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s